Tiap harinya aku terbangun tanpa tatapan matamu.
Gantian, aku yang melototimu.
Selalu kubayangkan suatu pagi kau akan terbangun dan bercerita tentang dunia...ditemani roti bakar coklat dan kopi.
Tapi hanya aku yang menikmati kicau burung di pagi hari ditemani waktu yang berlari disampingku.
Penantian ini mungkin akan berakhir...
Ketika aku tak lebih dahulu membuka mata.
Ketika malam tak jadi pagi bagimu.
Ketika roti bakar dan kopi tak kunikmati sendiri.
Dan ketika waktu berhenti untuk kita.