Untuk hari ini yang sedemikian rupa membelenggu pikiranku. Dimulai dengan usaha untuk berhemat, kelaparan pukul 04.00 pagi sampai berita tentang nenekku yang masuk rumah sakit. Kau lagi-lagi menolongku dengan membelikanku makanan pada subuh tadi, dan saya pikir, kita memang harus saling tolong karena kita adalah keluarga. Sayangnya, sore ini, saya merasa sangat terintimidasi dengan ulah yang sering kau lakukan. Tanpa kau sadari....kekerasan simbol di balik kata-katamu begitu bermakna di pikiranku sampai menembus batas-batas toleransi di hatiku. Akhirnya...berakhir dengan pertanyaan apakah kau masih seperti dahulu yang berpikir aku mengekangmu padahal kau yang membuatnya menjadi sulit. Ini pertanyaan yang bertahan dan membatin di kepalaku. Closing statementnya adalah saya merusak. Seperti lagunya Iwan Fals...."kenyataan itu begitu pahit....". Hei! kita sama-sama bebas dalam artian kita tetap menghargai perasaan satu sama lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar